Deposito atau Saham ?

  • Whatsapp

Deposito dan Saham sama-sama merupakan instrumen investasi yang bisa Anda gunakan untuk mencapai rencana keuangan Anda, namun Deposito dan Saham tentunya memiliki karakteristik yang sangat berbeda, baik dari segi risiko, likuiditas, maupun hasil investasinya.

Sebelum kita membahas perbandingan hasil investasi deposito bank dan saham bank, mari kita simak pengertiannya masing-masing.

Read More

Deposito adalah produk simpanan di bank yang penyetorannya maupun penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja, berbeda dengan tabungan yang bisa ditarik kapan saja. Biasanya deposito disimpan sampai jangka waktu tertentu baru dapat diambil/dicairkan. Tentunya Deposito memberikan bunga yang lebih besar dari rekening tabungan.

Dengan menyimpan Deposito, maka Anda seperti memberi pinjaman kepada bank untuk bank memutar uangnya, dan nantinya bank akan membayar Anda dalam bentuk bunga yang besarannya telah ditetapkan oleh bank.

Di lain sisi, Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan. Jika Anda membeli saham berarti Anda membeli sebagian kepemilikan atas perusahaan tersebut.

Dan Anda berhak atas keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen, jika perusahaan membukukan keuntungan. Dalam konteks artikel ini, bila Anda menabung saham bank, berarti Anda membeli sebagian kepemilikan dari Bank yang telah listing di Bursa Efek Indonesia.

Ada banyak Bank di Indonesia yang mempunyai fundamental yang kuat yang hampir dipastikan bisnisnya akan selalu jalan, dan di antara bank-bank besar tersebut juga banyak yang sudah listing di Bursa Efek Indonesia, termasuk 10 Bank terbesar di Indonesia.

Bunga Deposito 10 Bank Terbesar

Untuk membandingkan kinerja investasi deposito bank dan saham banknya, maka perlu diketahui pula bunga deposito dari masing-masing bank tersebut. Berikut data terakhir mengenai bunga deposito 10 bank terbesar yang kami dapatkan:

bunga deposito

Dari data tabel tersebut diketahui bahwa rata-rata bank menetapkan bunga yang memberikan kita keuntungan maksimal bila kita mendepositokan uang kita dalam jangka waktu 3 bulan. Karena itu mari kita bandingkan dengan menggunakan perhitungan deposito per tiga bulan.

Overview Masing-masing Bank

Dari keseluruhan perbandingan di atas, hasil investasi baik deposito atau saham 10 bank tersebut dapat kita rangkum dalam sebuah tabel berikut:

investasi saham bank

Dari 10 Bank tersebut, rata-rata pertambahan hasil investasi deposito yang didapat selama 5 tahun adalah sebesar 17,93%, sementara saham bank memberikan return rata-rata sebesar 31,72%. Hasil return saham sangat bervariasi bergantung pada fundamental banknya.

Saham BBTN yang memberi return sebesar 86,82% setelah 5 tahun, sebaliknya saham BNLI memberi return  -40.27% setelah 5 tahun. Namun berinvestasi di deposito bank yang fundamentalnya kuat pastinya lebih aman.

Dari hal ini dapat disimpulkan berinvestasi saham merupakan investasi yang memang memberikan return tinggi. Namun bukan mustahil malah memberikan return negatif. Berinvestasi saham memerlukan kemampuan analisis yang tajam dan cukup berisiko bila analisis tidak sesuai.

Bila Anda tidak tertarik untuk berinvestasi saham karena ribet bila belajar analisis, mungkin Reksa Dana dan Deposito merupakan alternatif yang cocok bagi Anda.

Deposito dan Saham Berbeda

Selain perbedaan hasil investasi yang diberikan pun, perlu digarisbawahi bahwa instrumen Deposito dan Saham adalah 2 instrumen yang sangat jauh berbeda. Deposito merupakan produk dari Bank yang persyaratannya diatur oleh masing-masing bank yang bersangkutan.

Sementara Saham adalah produk dari PT Bursa Efek Indonesia yang aturan mainnya juga ditetapkan oleh masing-masing anggota bursa/broker tempat Anda bertransaksi saham. Jumlah minimal untuk Deposito dan Saham pun belum tentu sama sehingga simulasi di atas hanya untuk memberi gambaran perbedaan hasil investasinya.

Related posts